yow

iklan

TUGAS LAMA

KAMPANYE POLITIK
   Atreyu Haikal Rafsanjani (151130118/C HI)
 Kampanye pada prinsipnya merupakan suatu proses kegiatan komunikasi individu atau kelompok yang dilakukan secara terlembaga dan bertujuan untuk menciptakan suatu efek atau dampak tertentu. Sedangkan kampanye politik adalah sebuah upaya yang terorganisir bertujuan untuk memengaruhi proses pengambilan keputusan para pemilih dan kampanye politik selalu merujuk pada kampanye pada pemilihan umum. Dalam prosesnya, kampanye politik digunakan untuk menarik simpati masyarakat agar masyarakat mau memilih yang berkampanye dengan menyampaikan pesan kampanye. Pesan dari kampanye adalah penonjolan ide bahwa sang kandidat atau calon ingin berbagi dengan pemilih. Pesan sering terdiri dari beberapa poin berbicara tentang isu-isu kebijakan. Poin2 ini akan dirangkum dari ide utama dari kampanye dan sering diulang untuk menciptakan kesan abadi kepada pemilih. Dalam banyak pemilihan, para kandidat partai politik akan selalu mencoba untuk membuat para kandidat atau calon lain menjadi "tanpa pesan" berkaitan dengan kebijakannya atau berusaha untuk pengalihan pada pembicaraan yang tidak berkaitan dengan poin kebijakan atau program. Sebagian besar strategis kampanye menjatuhkan kandidat atau calon lain yang lebih memilih untuk menyimpan pesan secara luas dalam rangka untuk menarik pemilih yang paling potensial. Sebuah pesan yang terlalu sempit akan dapat mengasingkan para kandidat atau calon dengan para pemilihnya atau dengan memperlambat dengan penjelasan rinci programnya. Misalnya, dalam Pemilu 2008 dari pihak John McCain awalnya mempergunakan pesan yang berfokus pada patriotisme dan pengalaman politik; pesan itu kemudian ditangkap dan diubah menjadi perhatian beralih ke peran sebagai "maverick" di dalam pendirian politiknya sedangkan Barack Obama tetap pada konsistensi, pesan yang sederhana yang "mengubah" seluruh kampanye itu.
Di Indonesia sendiri sudah diatur dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) N0. 35 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden mengatur semua jenis atau bentuk kampanye. Ada 9 jenis kampanye yaitu
• Pertemuan Terbatas
• Tatap muka dan dialog
• Penyebaran melalui media cetak dan media elektronik
• Penyiaran melalui radio dan atau televise
• Penyebaran bahan kampanye kepada umum
• Pemasangan alat peraga di tempat umum
• Rapat umum
• Debat publik / debat terbuka antar calon
• Kegiatan Lain yang tidak melanggar peraturan perundang-undangan
Selain itu terdapat pula jenis-jenis kampanye menurut beberapa sumber, yaitu:
1) Product Oriented Campaigns
Kampanye yang berorientasi pada produk, umumnya terjadi di lingkungan bisnis,berorientasi komersial, seperti peluncuran produk baru. Kampanye ini biasanya sekaligus bermuatan kepentingan untuk membangun citra positif terhadap produk barang yang diperkenalkan ke publiknya. Contoh: Kampanye Bank BTN Go Public, Kampanye Telkom Flexi.
2) Candidate Oriented Campaigns
Kampanye yg berorientasi pada kandidat, umumnya dimotivasi karena hasrat untuk kepentingan politik. Contoh : Kampanye Pemilu, Kampanye Penggalangan Dana bagi partai politik.
3) Ideologically or cause oriented campaigns
Jenis kampanye yg berorientasi pada tujuan-tujuan yang bersifat khusus danseringkali berdimensi sosial. Atau Social Change Campaigns (Kotler), yakni kampanye yg ditujukan utk menangani masalah- masalah sosial melalui perubahan sikap dan perilaku publik yg terkait. Contoh: Kampanye AIDS, Kampanye Menyusui dengan ASI, Keluarga Berencana dan Donor Darah.
Selain dari jenis-jenis dari kampanye diatas ada juga kampanye yang bersifat menyerang, jenis ini biasanya dikecam atau dianggap negatif oleh sebagian masyarakat indonesia, jenis-jenisnya yaitu :


Kampanye Negatif
Menyerang pihak lain melalui sejumlah data atau fakta yang bisa diverifikasi dan diperdebatkan.

Kampanye hitam (Black campaign)
Bersumber pada rumor, gossip, bahkan menjurus ke implementasi sejumlah teknik propaganda. Kampanye hitam kini sedang hangat-hangatnya menjadi topik di berbagai media massa di Indonesia seiring sedang berlangsungnya Kampanye para capres yang akan dipilih pada tanggal 9 juli nanti.  Dalam proses kampanyenya ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan salah satu pasangan dari calon presiden ini. Contohnya saja saat beredar tabloid obor rakyat di berbagai daerah yang menyerang jokowi dan peredaran uang kertas yang ber stempel cap prabowo.
Dalam masa-masa Kampanye politik saat ini, banyak cara para capres agar apa yang mereka sampaikan sampai ke masyarakat. Bukan hanya kampanye bersih tapi dengan adanya isu isu black campaign atau kampanye hitam yang berbau curang, maka dari itu sebagai masyarakat khususnya mahasiswa kita harus kenali setiap kandidat yang tampil. Berpikir obyektif dan tidak subyektif. Kinerja yang dihasilkan bukan berdasarkan latar belakang dirinya tetapi apa yang hendak dilakukannya tentu berdasarkan data pengalaman yang nyata. Ini fakta empirik. Karena itu penting bagi masyarakat sebagai massa pemilih untuk mengenali lebih jauh setiap kandidat yang tampil. Tetapi persoalannya adalah sejauh mana dia mampu memberikan ksejahteraan kepada seluruh masyarakat.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "TUGAS LAMA"

Post a Comment